Selasa, 07 Oktober 2014

PEMBELAJARAN YANG BAIK



 PEMBELAJARAN YANG BAIK
(Di MAN Kraton AlYasini Pasuruan, 2 Oktober 2014)
Pemateri: Firmansyah,M.Pd, M.A (Tariner DBE Prioritas DF Pasuruan)
PEMBELAJARAN YANG BAIK, harus melakukan tahapan berikut.
1)      Mengelola Pembelajaran secara Efektif
2)      Memahami Kurikulum 2013
3)      Melayani Perbedaan Individu dan Gender dalam Pembelajaran
4)      Pertanyaan tingkat tinggi dan Lembar Kerja (LK)
5)      Penilaian Autentik (Autentic Assesment)
6)      Persiapan Praktik Mengajar/Penyusunan RPP
7)      Melakukan Refleksi

1)      Mengelola Pembelajaran secara Efektif, dilakukan dengan:
a)  mengamati Video Pembelajaran 1 dan 2 dan mengisi LK;
b)  mencermati Karakteristik Pengelolaan kelas yang efektif, ada 3:
     1) pengelolaan kelas yang bervariasi (klasikal, kelompok,individual)
     2) strategi pembelajaran yang: kreatif, berpikir, efektif mencapai tujuan.
     3) pemberian tugas yang bermakna: menantang belajar,menggali  info,
          dan menghasilkan karya yang bervariasi.
2)      Memahami Kurikulum 2013, memperhatikan KI.1-2-3-4, KD dan skenario pembelajaran, meliputi 5 M:
a)     Mengamati/Obervasi: Kompetensi (melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi)
b)  Menanya/Eksplorasi: Komptensi (merumuskan pertanyaan kritis:S-A)
c)  Mengolah Info/Mengasosiasi:
d)  Mengomunikasikan.
3)      Penilaian Autentik (Autentic Assesment), menunjukkan kemampuan: pengetahuan, keterampilan, sikap yang sesuai dengan kehidupan nyata.
Autentic Assesment juga dikenal dengan penilaian kinerja, langsung, alternatif (pegembangan)
4)      Pertanyaan tingkat tinggi dan Lembar Kerja (LK), berisi:
a)     Konteks permasalahan=> menginspirasi siswa untuk menjawab, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek.
Pertanyaan/Perintah=> harus memacu siswa untuk melakukan percobaan, menyelidiki, menemukan, memacahkan masalah dan berimajinasi/mengkreasi.

Senin, 15 September 2014

SISWA MAN KRATON PANEN JUARA MTQ KAB. PASURUAN



Guna mencari bibit-bibit baru dibidang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan kembali menggelar MTQ se-Kabupaten Pasuruan tahun 2014 yang dilaksanakan pada tanggal 13-14 september 2014.

Sebanyak 559 khafilah akan bersaing dalam delapan cabang lomba yang bida diikuti oleh peserta, seperti Tartil, Tilawah, MHQ (Hafalan Al Quran), Khat (Dekorasi), Tafsir (mengartikan), MSQ (Pemahaman tentang kandungan Al Quran), MFQ (Cerdas cermat Al Quran), serta Karya Ilmiah Al Quran.



Dalam lomba-lomba tersebut siswa MAN Kraton berhasil menyabet juara dalam cabang lomba Tilawah, Khat, Karya Ilmiah Al-Quran, Kaligrafi dan Sari Tilawah. Delegasi MAN Kraton yang berhasil menjadi juara adalah sebagai berikut :
No.
Nama
Kelas
Lomba
Juara
1
M. Baihaki
X IIS 1
Tilawah
2
2
Aminatuz Zuhriyah
XI IPA 2
Karya Ilmiah
1
3
Aliyah Qori Farhatan
XII IPA 2
Karya Ilmiah
2
4
Yuni Ismawati
XII IPA 1
Kaligrafi
3
5
Suci Lailatul Jannah
XI Bahasa
Sari Tilawah
Harapan 2
6
Ahmad Robeth B
XII IPA 3
Sari Tilawah
Harapan 3
7
M. Aqiel Sunni
X IIS 1
Kaligrafi
3

Dari hasil lomba tersebut Aminatuz Zuhriyah akan mewakili Kabupaten Pasuruan di MTQ Jawa Timur tahun 2015 dalam cabang lomba karya ilmiah. Penyerahan trofi secara simbolik oleh Kepala Madrasah dilaksanakan setelah upacara bendera hari ini (15/09) di halaman MAN Kraton (thr).


Senin, 18 Agustus 2014

Pilpres OSIM MAN Kraton Pasuruan


Hari ini Senin, 18 Agustus 2014 MAN Kraton kembali menggelar pesta demokrasi dalam rangka pemilihan Presiden dan Wakil Presiden OSIM periode 2014-2015. Hari ini merupakan agenda terakhir pemilu sebelum pelantikan pengurus OSIM baru pada 25 Agustus. Persiapan telah sejak tanggal 11 yaitu sosialisasi. Tanggal 12 diadakan pendaftaran kandidat yang dilanjutkan dengan Fit and Proper Test meliputi tes IQ, interview dan tes bakat minat pada tanggal 13. Hasil tes diumumkan pada tanggal 14 dilanjutkan dengan kampanye dan debat terbuka pada tanggal 16.

Sebagaimana pemilu OSIM tahun-tahun sebelumnya, MAN Kraton Pasuruan bekerja sama dengan KPUD Kabupaten Pasuruan. Bentuk kerjasama ini adalah dengan pelatihan bagi anggota KPU OSIM MAN Kraton selaku penyelenggara Pemilu OSIM. Dengan adanya pelatihan ini anggota KPU OSIM MAN Kraton diharapkan dapat mengetahui dan melaksanakan tugas sebagaimana PPS Pemilu yang sebenarnya. Dengan kata lain ini merupakan simulasi Pemilu tingkat nasional. Selain pelatihan bagi OSIM, KPUD Kabupaten juga meminjami logistik berupa kotak bilik dan kotak suara.

Kegiatan ini didahului dengan apel yang juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, KH. A. Mujib Imron, SH, MH dan anggota KPU Kab. Pasuruan, Winarno. Dalam sambutannya, Gus Mujib (panggilan akrab KH. A. Mujib Imron) menyampaikan pentingnya memilih pemimpin sebagai pengarah organisasi dalam rangka mencapai tujuan. OSIM sebagai organisasi siswa, menurut beliau juga berperan dalam mendorong prestasi. Menutup sambutannya, beliau berpesan kepada siswa untuk memilih pemimpin berdasarkan kemampuan calon. “Pilihan jangan didasarkan atas like or dislike, suka atau tidak suka, tetapi harus didasarkan kemampuannya.”  Beliau juga mengingatkan kepada para calon agar tidak meminta jabatan, tetapi jika mendapat amanah untuk memimpin harus menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya. Apel diakhiri dengan sambutan Ketua KPU Kab. Pasuruan yang diwakili oleh Bapak Winarno. Mengawali sambutannya beliau berpesan agar dalam pemilu ini tidak terjadi penyuapan untuk memperoleh suara yang banyak. “Kalau dalam Pemilu biasanya ada Berjuang, beras, baju dan uang. Tapi saya yakin kalau dalam pemilu OSIM di MAN Kraton itu tidak terjadi. Siswa-siswanya tetap menjaga ideologi agar tidak menerima suap.” Belaiu juga berpesan agar yang kalah harus legawa, menerima hasil pemilu dengan lapang dada.

Seusai apel, pemungutan suara dilaksanakan pada pukul 9.00 WIB serentak di 16 TPS. TPS 01 di halaman madrasah dan sisanya tersebar di beberapa ruang kelas. Pemilu ini diikuti oleh seluruh civitas MAN Kraton yang terdiri siswa ditambah guru dan pegawai. Pemungutan suara dilaksanakan di 16 TPS dimaksudkan agar pemilu dapat berlangsung cepat.  

Pasangan capres dan cawapres peserta pemilu terdiri dari pasangan putra dan putri. Pasangan capres cawapres putri nomor urut 01 adalah Suci Lailatul Jannah dan Dian Fitri Oktaviani dari Partai RA Kartini, nomor urut 02 adalah Siti Risalatul Muawanah dan Silvia Handayani dari Partai Soekarno Hatta, nomor urut 03 Nur Laila Isnaini dan Nurul Hidayati dari Partai Ki Hajar Dewantara dan pasangan nomor urut 04 dari Partai Hasyim Asy’ari adalah Adinda Syani Pratiwi dan Faizatun Ni’mah. Sedangkan pasangan capres cawapres putra terdiri dari Partai Budi Utomo dengan nomor urut 01 adalah Bahrul Ulum dan Lukman Hakim, nomor urut 02 dari Partai Sumpah Pemuda adalah M. Sholikhan dan Moch Sobirin dan pasangan dengan nomor urut 03 adalah Ahmada Rizkur Rohman dan Zainul Arifin dari Partai Tebu Ireng.

Hasil real count yang dilaksanakan pukul 11.00 WIB menetapkan pasangan putra nomor urut 03 Ahmada Rizkur Rohman dan Zainul Arifin sebagai pemenang pemilu dengan perolehan 138 suara. Pasangan putri dengan nomor urut 04, yaitu Adinda Syani Pratiwi dan Faizatun Ni’mah mengalahkan tiga pasangan lainnya dengan perolehan 288 suara. (thr)

Senin, 11 Agustus 2014

UPACARA BENDERA PERDANA TP 2014-2015

Setelah libur panjang akhir tahun pelajaran 2013-2014, kegiatan Belajar Mengajar di MAN Kraton telah aktif kembali setelah diawali dengan Halal Bihalal pada  7 Agustus 2014. Hari ini Senin, 11 Agustus 2014 diaksanakan Upacara Bendera perdana. 
Upacara dimpimpin oleh Kepala Madrasah, Bapak Ali Masyhar, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal, antara lain tentang kedisiplinan siswa. Beliau juga mengingatkan siswa terutama siswa baru bahwa menuntut pendidikan di pesantren adalah dalam  rangka membentuk karakter yang sesungguhnya. “Anak-anak harus bersyukur karena orang tua menyekolahkan kalian di pesantren adalah bertujuan untuk membentuk kalian menjadi pribadi yang tangguh. Di sini kalian dididik untuk mandiri, bertanggung jawab, belajar manajeman keuangan, manajemen waktu dan belajar bermasyarakat,” pesan beliau.


Menutup sambutannya, beliau kembali menegaskan,”Belajar di MAN Kraton Al-Yasini adalah pilihan kalian, karena itu kalian harus cinta almamater dan berprestasi, sebagaimana alumni MAN Kraton yang telah mendapat beasiswa di Perguruan Tinggi ternama di dalam dan luar negeri. Ingat motto MAN Kraton, Fight-Win-Great, Bersaing-Menang dan Jaya.” (thr)

Selasa, 22 Juli 2014

DATA SISWA YANG DITERIMA MELALUI SBMPTN DAN PBSB


DATA SISWA YANG DITERIMA MELALUI SBMPTN DAN PBSB





NO NAMA PTN JURUSAN KETERANGAN
1 AINUN NAFISAH IPB NUTRISI PETERNAKAN BEASISWA PBSB
2 ROBIATUL ADAWEYAH UNIV TRUNOJOYO SOSIOLOGI BEASISWA
3 TIA NASUHA UNIV TRUNOJOYO PG PAUD BEASISWA
4 MEI MAFTUCHAH UNIV TRUNOJOYO HUKUM BISNIS SYARIAH BEASISWA
5 DIAH KURNIA N UIN SUNAN AMPEL PGMI REGULER
6 FATMAWATI DWI ASTUTI UIN MALIKI MALANG  PEND. B. ARAB REGULER
7 ASNA MAULIDIYAH UNIV TRUNOJOYO HUKUM BISNIS SYARIAH BEASISWA
8 NAILUR ROCHMAH UNIV TRUNOJOYO PG PAUD REGULER
9 SITI AMINAH UNIV TRUNOJOYO MANAJEMEN REGULER
10 AINUN NAFISAH UNEJ FISIKA REGULER

Rabu, 16 Juli 2014

MASA ORIENTASI SISWA (MOS) 2014



Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan siswa baru. Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah/madrasah mulai dari tingkat SLTP maupun SLTA, semua menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada siswa barunya.
MOS bertujuan antara lain untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Sering ditemukan MOS memberatkan peserta didik dengan adanya unsur perploncoan. Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan tujuan pendidikan. Untuk itu Kepala Madrasah, Bapak Ali Masyhar, M.Pd mewanti-wanti kepada panitia, “Jangan sampai ada perploncoan maupun tugas yang memberatkan peserta, termasuk atribut yang aneh-aneh yang tidak berhubungan dengan pendidikan. Jika ada pelanggaran hukumannya harus solutif, mengarah pada problem solving, bukan bullying.” 

MOS MAN Kraton dilaksanakan pada 13-14 Juli 2014 dengan materi Wiyata Mandala : Selayang Pandang Program Keterpaduan MAN Kraton – Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Orientasi Kurikulum 2013, Program Pengembangan Kegiatan Kesiswaan dan OSIS, Kepesantrenan : Menjadi Santri Berkarakter, Pengembangan Mutu dan Minat Belajar Siswa dan Bimbingan Kedisiplinan dan Tata Tertib, Pembinaan Akhlak serta Pengembangan Karir Siswa. Sehari setelah MOS dilanjutkan dengan pengarahan siswa baru dan pengenalan wali kelas serta guru BP. Kemudian dilanjutkan dengan istighotsah untuk Palestina. Melengkapi rangkaian acara MOS, dilaksanakan buka bersama peserta MOS dengan pengurus OSIM pada tanggal 15 Juli 2014 (thr).